Pertolongan Pertama Bila Di Gigit Ular

Gigitan Ular (lestout.com)
Digigit Ular siapa yang mau? Pasti tidak ada. Tetapi hal itu bisa saja terjadi saat kita di hutan sawah, sedang berkemah dan lainnya. Apa sih yang harus dilakukan bila digigit ular? Hal itu menjadi pertanyaan yang mungkin bisa di jawab di postingan ini. Jangan anggap remeh bila kita di gigit ular karena gigitan ular berbisa dapat berakibat fatal bahkan dapat menyebabkan kematian. Walaupun ular tidak berbisa sekalipun dapat juga berakibat fatal karena terjadinya infeksi dan kehilangan darah yang banyak

Untuk itu penanganan yang tepat dan cepat harus dilakukan dengan sebaik mungkin. Hal yang penting untuk diketahui bahwa efek dari gigitan ular ke tubuh manusia dapat di pengaruhi oleh banyaknya bisa ular dan juga daya tahan tubuh manusia yang tergigit.

Oleh karena itu Pertolongan pertama yang perlu dilakukan adalah: :
  1. Berikan posisi yang aman bagi penolong dan korban dan anjurkan si korban tetap tenang. 
  2. Kurangi gerakan pada korban karena untuk menurunkan kerja jantung. 
  3. Tenangkan korban dan lakukan pengikatan dengan kain atau yang lainnya di atas luka gigitan untuk menghentikan dan memperlambat laju bisa menuju ke jantung tetapi jangan terlalu kuat. 
  4. Bersihkan atau cuci segera bagian tubuh korban yang tergigit dengan air mengalir untuk mencegah terjadinya infeksi Karena infeksi setelah tergigit ular bisa lebih berbahaya dari pada bisa ular. Berikan ada antiseptik pada daerah gigitan dan tutup sementara dengan kain bersih. 
  5. Bila semburan bisa terkena mata segeralah mencuci mata dengan air mengalir. Karena beberapa jenis ular kobra yang ada di Asia dan Afrika dapat menyemburkan bisa yang dapat mematikan walaupun korban tidak tergigit oleh ular itu. 
  6. Perlu di ketahui ciri-ciri ular yang menggigit korban. Karena bisa berakibat fatal bila salah pemberian serum antibisa ular.  
  • Bekas gigitan ular terdapat dua titik, berarti sangat berbisa 
  • Bekas gigitan ular membentuk huruf U dengan jumlah luka bayak berarti tidak berbisa.
  • Jika tidak bisa dikenali jenis ular yang menggigit harus dianggap sebagai ular yang berbisa. 
     7. Segara bawa ke fasilitas kesehatan seperti dokter, puskemas atau rumah sakit
         terdekat untuk perawatan lanjutan dan pemberian Serum antibisa ular.

Read More......

Pertolongan bila tersengat lebah/tawon

Bila tersengat Lebah atau Tawon dan sejenisnya disampinng terasa sakit/nyeri bisa juga muncul  benjolan pada tempat sengatan lebah. Selain itu juga bisa muncul gejala ringan berupa iritasi kulit bahkan sampai gejala yang berat sampai sesak napas dan dapat mengancam jiwa. Hal itu tergantung dari daya bisa lebah yang menyengat.

Berikut Tips bila tersengat Lebah /Tawon.
  1. Segera lepaskan sengat lebah yang masih menempel di permukaan kulit dengan hati hati. Jangan menggunakan tangan untuk mencabutnya karena bierresiko memperbanyak bisa lebah yang keluar. Gunakanlah benda benda berbentuk lempengan datar seperti kartu Atm, Kartu GSM, Kartu Kredit, Penggaris mika dll. 
  2. Berikan Kompres dingin atau es pada kulit uyang tersengat selama kurang lebih 10 menit. Tujuannya adalah untuk mengurangi nyeri bekas sengatan dan mengurangi pembengkakan bekas sengatan. 
  3. Mengupayakan daerah kulit yang tersengat tetap bersih dan kering. 
  4. Berikan obat pengghilang sakit bila nyeri tidak tertahan. 

Perhatian : Jangan menganggap enteng sengatan lebah, karena ada reaksi alergi akibat sengatan lebah bisa sampai mematikan manusia. Segera bawa ke dokter atau unit Gawat darurat Bila muncul gejala : Sesak nafas, nafas terdengar seperti penderita asma, Kesulitan menelan makanan, Mual muntah, timbul bengkak di seluruh tubuh.

Read More......

Pertolongan saat kelilipan (mata terkena benda asing)

Kelilipan adalah adanya benda asing yang umumnya berukuran kecil masuk ke mata secara tidak sengaja. Kelilipan sering terjadi saat kita jalan-jalan atau saat mengendarai motor. Adanya Udara atau angin yang kencang, bisa membawa kotoran dan debu dan dapat membuat mata kita kelilipan.

Reflek orang yang kelilipan pertama kali adalah mengucek mata.. Mata kita akan menjadi merah dan bengkak tetapi debu atau benda asing yang masuk kedalam mata kita tetap mengganjal kemudian ada yang berusaha dengan minta bantuan orang lain untuk meniup mata kita yang kelilipan bahkan ada juga sampai merendamnya kedalam air. Pertanyaan yang muncul apakah dengan cara tersebut kelilipan dapat di atasi? Ternyata walau telah melakukan hal-hal diatas hanya sebagian saja orang yang merasa nyaman setelah dilakukan salah satu dari tindakan itu.

Sebenarnya ada langkah sederhana yang dapat diambil saat kita kelilipan. Yaitu pada saat kelilipan kita cukup memejamkan mata secara perlahan dan tetap rileks, atau mata dipejamkan seperti saat mau tidur, otot di sekitar mata tetap rileks. Kemudian menahannya sampai beberapa saat sampai mata kita terasa nyaman kembali. Setelah itu bukalah mata, InsyaAllah mata kita tidak merah dan bengkak, tidak terasa lagi ada debu mengganjal. Karena pada saat mata kita di pejamkan, mata segera segerja melakukan pertahanan diri dengan mengeluarkan air mata untuk menyingkirkan benda asing itu dengan cara alami. Dan bila kita menguceknya, justru proses pertahanan tersebut terganggu malahan dapat menimbulkan iritasi pada mata.

Jadi bila kita kelilipan pertolongan pertama nya cukup dengan memejamkan atau menutup mata kita.

Catatan: kelilipan yang maksud di atas tidak berlaku untuk benda2 yang tajam yang dapat merusak mata (misal: serpihan kaca, kulit padi, dll) atau bahan kimia yang membahayakan mata.

Jika dengan cara diatas keluhan kelilipan tidak mereda sebaiknya segera bawa ke dokter ahli mata, agar mendapatkan Perawatan dan pengobatan untuk menghindari komplikasi lebih lanjut.

Read More......

Pertolongan Pertama Saat Mimisan / Perdarahan Hidung

MIMISAN atau dalam istilah medis di kenal dengan nama EPISTAKSIS . Mimisan terjadi jikaada salah satu pembuluh darah dalam hidung pecah.
Mimisan bukan merupakan penyakit , tetapi merupakan gejala darisuatu kelainan atau penyakit.
Mimisan bisa dikatakan mengkhawatirkan , namun bisa berbahaya bila perdarahan lewat hidung tersebut banyak sekali. Jika cairan yang keluar dari hidung bukan darah tetapi cairan yang jernih dan mengandung air setelah mengalami cidera pada kepala, merupakan kondisi serius karena memungkinkan ada indikasi cairan otak yang keluar.

Berikut cara berikan pertolongan pertama saat mimisan, :

Meminta Penderita duduk atau berdiri, dengan kepala ditundukkan sedikit ke depan.

Tujuan menundukkan Kepakla ke depan adalah agar darah keluar lewat lubang hidung, tidak mengalir ke tenggorokan, Jangan pernah mendongakkan kepala pada saat mimisan, sebab darah yang mengalir ke tenggorokan dapat menyebabkan mual dan muntah. dan jika masuk ke paru-paru dapat menimbulkan gagal napas dan bahkan kematian

Meminta penderita bernapas melalui mulut meminta korban/ penderita bernafas lewat mulut dengan cara menjepit hidungnya di bawah pangkal hidung.

Bila penderita tidak bisa melakukannya sendiri dapat di bantu oleh penolong. Penderita jangan banyak bicara sebab dapat mengganggu proses pembekuan darah. Bersihkan hidung dari darah dengan tisu atau sapu tangan. Tekan atau Jepit hidung 10 menit Tekan atau jepit hidung tepat di atas lubang hidung dan dibawah tulang hidung sampai 10 menit.

Berhenti menekan setelah 10 menit. Jika masih terjadi perdarahan di ulangi lagi penekanan pada hidung selama 10 menit lagi dan periksa kembali apakah masih ada perdarahan. Saat hidung di jepit Penderita diminta untuk bernapas lewat mulut.

Jika setelah 30 menit prosedur diatas telah dilalui dan penderita masih mimisan, penderita harus di bawa ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan posisi kepala tetap di tundukkan kebawah agak maju kedepan.

Memberi kompres dingin di sekitar hidung.

Kompres dingin dapat membantu mengerutkan pembuluh darah, sehingga perdarahan dapat berkurang.

Meminta penderita tetap membungkukan badan

Jika mimisan telah berhenti,penderita harus tetap membungkuk.Daerah hidung dapat di bersihkan perlahan-lahan tetapi tidak boleh mengorek-ngorek hidung, tidak boleh menyisih, karena hal itu dapat menyebabkan perdarahan berulang

Read More......

Pertolongan Pada Keracunan Gas Karbon Monoksida (CO)

Keracunan Karbon Monoksida (Gambar :survivalcenter.com)
Karbon monoksida atau biasa di sebut CO merupakan gas yang membunyai sifat tidak berasa, tidak berbau, tidak iritatif dan tidak berwarna. Karbon monoksida dihasilkan melalui pembakaran gas, minyak, bahan bakar padat atau kayu dan lainnya. Karbon monoksida terbentuk dari kebakaran, mesin dan lainnya.
Pada Umumnya gas karbon monoksida mengakibatkan keracunan saat terhirup atau melalui jalan pernapasan maupun inhalasi (inhalation route).
Gas karbon monoksida termasuk dalam kelompok bahan kimia asfiksia (asphyxiate). Gas ini menyebabkan keracunan dengan cara meracuni hemoglobin (Hb) darah. Fungsi Hemoglogin yaitu mengikat darah dalam bentuk HbO. Apabila Hb teracuni CO kemudian terbentuk ikatan HbCO sehingga oksigen akan terlepas dalam sel darah.sehingga tubuh akan mengalami mengalami kekurangan oksigen.Walaupun jumlahnya sedikit gas karbon monoksida jika terhirup dalam kurun waktu tertentu dapat mengakibatkan gejala keracunan pada tubuh.

Gejala keracunan Karbon Monoksida:
Gejalanya keracunan dapat terjadi pelan-pelan tetapi lebih sering terjadi secara mendadak dan cepat, tergantung konsentrasi dan lama waktu tubuh terpapar gas ini. Gejala yang muncul biasanya berupa bibir dan kuku-kuku jari jemari penderita akan berubah menjadi agak kemerahan. Tanda tersebut merupakan bentuk tanda dari paparan gas karbon monoksida yang melampaui batas dari yang bisa di toleransi tubuh. Gejala lain berupa sakit kepala, pernapasan
jadi pendek dan dangkal, pusing, mual, penglihatan terganggu dan kehilangan ingatan. Bila konsetrasi paparan karbon monoksida sangat tinggi penderita bisa tak sadarkan diri dan bisa berakibat kematian.

Tabel Keracunan Gas Karbon Monoksida (CO)

Konsentrasi
 Karbon Monoksida (CO)
 dalam darah
Gejala - Gejala
Kurang dari 20%Tidak ada gejala
20%Nafas menjadi sesak
30%Sakit kepala, lesu, mual, nadi dan pernapasan meningkat sedikit
30% - 40%Sakit kepala berat, kebingungan, hilang daya ingat, lemah, hilang daya koordinasi gerakan
40% - 50%Kebingungan makin meningkat, setengah sadar
60% - 70%Tidak sadar, kehilangan daya mengkontrol faeces dan urin
70% - 80%Koma, nadi menjadi tidak teratur, kematian karena kegagalan pernapasan
Sumber : www.pom.go.id

Secara umum Pengaruh gas Karbon Monoksida Pada Tubuh :
1. Pada keracunan ringan : pusing, kepala terasa berat dan badan lemas.
2. Pada keracunannya berat : pingsan, pusing-pusing dan badan lemah.
3. Sakit kepala, mual, muntah dan otot-otot bergetar.
4. Nadi kuat dan Tekanan darah meningkat.
5. Pupil melebar, kulit kebiru-biruan dan pucat.
6. Otot-otot kaku.
7. Sesak Napas, dan gagal napas dan bisa berakibat kematian.

Pertolongan Pertama pada keracunan Karbon Monoksida :
1. Membawa penderita ke tempat berudara segar dan hangat.
2. Bila penderita tidak bernapas, segera lakukan pernapasan buatan.
3. Berikan inhalasi oksigen bila memungkinkan.
4. Penderita diistirahatkan dan diusahakan tenang

Perhatian
Menolong korban yang diduga keracunan gas Karbon monoksida (CO) terutama bila dalam ruang tertutup harus waspada terhadap keselamatan diri penolong. Penolong harus dengan menggunakan alat pelindung baik berupa masker gas atau tabung oksigen. Karena keselamatan penolong adalah yang utama

Read More......
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...